Waw…Terdapat Kecurangan CPNS di 40 Daerah

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mencurigai adanya kecurangan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di 40 daerah. Tim investigasi diterjunkan untuk menyelidiki dugaan kecurangan ini.

Menurut Deputi SDM Aparatur Negara Kementerian PAN, Ramli Naibaho, laporan kecurangan 40 daerah itu berasal dari laporan LSM, masyarakat dan media yang sudah diklarifikasi.

Beberapa indikasi kecurangan yaitu peserta yang lulus seleksi CPNS namun tidak ikut ujian, rekayasa nilai ujian, atau suap. Ramli juga mencermati modus lain seperti panitia tidak melaporkan hasil ujian kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sesuai aturan, hasil tes yang biasanya bekerjasama dengan Perguruan Tinggi itu dilaporkan ke BKN. Namun terdapat 3 daerah yang memanipulasi hasil tes dari Perguruan Tinggi, lalu baru dikirim ke BKN. “Dari 40 daerah itu terdapat 3 daerah yang tidak memberikan tembusan kepada BKN,” ujarnya.

Dia menambahkan pemerintah terus akan membenahi sistem penerimaan CPNS untuk menghindari adanya celah permainan.  Selama ini dalam penerimaan CPNS, selalu dirasakan adanya permainan namun hal itu sulit dibuktikan. “Kami rasakan ada kayak angin, tapi tidak bisa kita lihat. Kalau bisa dilihat bisa diusut,” ujarnya.

Ramli menyebutkan 40 daerah itu tersebar di berbagai provinsi yaitu Sumatera Utara (6 kabupaten/kota), Jambi (8 kabupaten), Sumatera Barat (2 kabupaten), Riau (1 kabupaten), Bangka Belitung, Lampung, Kalteng, Banteng, Jawa Barat, NTB (4 kabupaten). Sulawesi Utara (3 kabupaten), Sulawesi Selatan (2 kabupaten), Maluku (2 kabupaten), Maluku Utara, Jawa Timur (3 kabupaten), Sulawesi Barat, Jawa Tengah (3 kabupaten). (hs) Ref : VIVAnews

Iklan

7 responses to “Waw…Terdapat Kecurangan CPNS di 40 Daerah

  1. kecurangan atau kebiasaan ? itu sudah merupakan koordinasi yang sangat rapi mulai dari atas hingga bawah, mulai dari oknum BKN hingga ke Setda…semuanya tertata rapi, apalagi tim sukses bupati selalu minta jatah..sudahlah tak perlu dibahas lagi, sekarang tinggal motivasi orang yang masuk PNS dengan cara “lewat belakang” seperti itu, mau benar benar mengabdi atau menggerogoti uang negara. Indonesia memang dari jaman soeharto sudah begitu..

  2. yup..itu bukan rahasia…dari dulu katanya mau di usut…buktinya tidak ada yg selesaikan kasusnya…

  3. mau jd pns ma hrus setor dlu ktnya si 150jt buat guru
    tp y smoga j slah lah,ksian murid2ny ilmu yg didapat g barokah nt

  4. Memang itu harus di usut tuntas

  5. kayanya udah jadi tradisi dah kecurangan dalam perekrutan CPNS

  6. Biasanya cuma yg besar2an uang yang dapet jadi PNS

  7. Padahal dua tahun yang lalu aku udah bilang dan kirim email ke KPK bahwa salah satu Provinsi di Sumatera sangat terlalu sangattttttttt PARAH masalah pencaloan PNS, tetapi dingin aja tanggapan dari KPK bahwa itu bukan urusan KPK dan malah aku dikasih buku saku tentang KPK (What the….???)

    Sekarang baru KPK bereaksi, kemana aja nih KPK? Sidik tuh semua PNS kemungkinan besar dari hasil Pencaloan. Aku jamin tuh.

    Di kabupaten ku aja masalah pencaloan sudah sama ceritanya seperti menceritain harga cabe di pasar. Mereka gak malu2, bahkan bangga entah bodoh dengan mengatakan anaknya berhasil disogok ratusan juta rupiah (what the f***???) untuk jadi PNS

    Oh iya kenapa sekarang KPK ngurusin hal2 kecil2an ya?